POTENSI EKONOMI DI SULAWESI TENGGARA

POTENSI EKONOMI DI SULAWESI TENGGARA

1.Mata Pencaharian Di Sulawesi Tenggara
     Sulawesi Tenggara adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan alam.Kekayaan tersebut meliputi hasil laut,hasil pertanian dan pertambangan.Mata pencaharian masyarakat Sulawesi Tenggara adalah petani untuk masyarakat di daerah pegunungan,bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai padqa umumnya mereka berprofesi sebagai nelayan dan ada juga masyarakat yang berprofesi sebagai penambang di beberapa daerah di Sulawesi Tenggara.

2.Potensi Menghasilkan Sulawesi Tenggara
     Untuk potensi ,sektor kelautan dan perikanan merupakan sumber daya alam yang potensial.Pada lokasi penangkapan ikan berpotensi mencapai sebesar 250.000 ton/tahun.Tingkat pemanfaatan saat ini sebanyak 157.479 ton/tahun dengan jenis produksi antara lain ikan layang,ikan kembung,ikan lemuru,ikan merah,ikan tenggiri dan ikan kerapu.
     Untuk sektor pertanian dan perkebunan,masyarakat Sulawesi Tenggara yang tinggal di daerah pegunungan pada umumnya menggali sumber daya alam dengan bertanam padi di sawah dan ladang.Sagu masih dimanfaatkan sebagai salah satu bahan makanan pokok pengganti.Hasil pertanian meliputi kakao,kacang mede,kelapa,cengkih,kopi,pinang,lada dan vanili.
     Di daerah Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat 3 perusahaan tambang besar yaitu PT.Antam Tambang (Nikel),PT.Sarana Karya (Aspal),dan PT.Bakrie Prima (Marmer).Potensi Pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah tambang aspal (Buton),tambang nikel (Kolaka) dan krom.Khusus untuk tambang aspal,beberapa perusahaan memegang kuasa pertambangan untuk melakukan eklplorasi.
     Selain beberapa potensi alam di atas,Sulawesi Tenggara juga memiliki daerah pariwisata pantai dan sejarah.Beberapa nama tempat wisatanya adalah Pulau Labengki,Pantai Nambo,Air Terjun Moramo dan lain-lain.

3.Usulan untuk Pemerintah untuk Mendukung Ekonomi Sulawesi Tenggara

     Pertambangan sulawesi Tenggara sempat mendapat beberapa tekanan dari masyarakat Sulawesi Tenggara.Warga dan mahasiswa menggelar unjuk rasa menuntut penutupan 15 usaha pertambangan khususnya di daerah Wawoni.Akhirnya pemerintah menghentikan sementara 13 usaha tambang untuk menjawab tuntutan warga karena usaha tambang tersebut.Mereka menuntut perusahaan tambang akibat perusahaan tambang tersebut berpotensi merusak hutan,mencemari laut,dan mengubah pola pertanian masyarakat.


Sumber:
-https://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Tenggara
-https://nusantarakaya.com/nusantara-tengah/sulawesi-tenggara/provinsi-sulawesi-tenggara/
-https://www.mongabay.co.id/2018/11/12/warga-dprd-dan-pemerintah-konawe-kepulauan-tolak-tambang-bagaimana-sikap-gubernur/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SHU (Sisa Hasil Usaha) dan Laporan Keuangan Koperasi

SOAL KASUS MERAMALKAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA

Analisis Dan Desain Jabatan